Gotong Royong Jumat Bersih Dorong Generasi Muda Kampung Gedung Jaya Jaga Kebersihan

Uncategorized765 Views

Pengucuran Dana Pembangunan Kampung langsung dari Pemerintah Pusat melalui program Dana Desa, menyebabkan semua Kampung / Desa di Way kanan berlomba lomba untuk membanhgun Kampungnya masing masing, akan tetapi tak jarang pula, karena melimpahnya uang dan terbukanya peluang, para Kepala Kampung sibuk pula berupaya bagaimana menacari keuntungan pribadi dari Dana Desa tersebut, sehingga pelaksanaan pembangunan di Kampung Kampung diduga banyak terjadi penyimpangan dan bahkan mungkin ada yang fiktif karena lemahnya pengawasan atau atau bahkan sudah ada penyetingan pemnbagian sehingga pungsi pengawasan tidak berlaku Dalam pelaksanaan pembangunan Dana Desa.

“ Program Dana Desa yang digelontorkan Pemerintah Pusat langsung ek Desa merupakan program yang sangat unggul, karena dengan demikian Kampung atau Desa akan dapat menentukan apa saja yang akan mereka bangun, dengan kata lain Kampung dapat melakukan pembangunan sesuai dengan skala Prioritas, berbeda dengan pembangunan yang sebelumnya tergantung dengan kepentingan dan atau kehendak atas ( Pemerintah Pusat red ), akan tetapi kami menduga saat ini Program tersebut ( Program Dana Desa red ) sudah salah kaprah dan sepeertinya sudah banyak penyimpangan, mirisnya penyimpangan yang diduga terjadi itu diatur sedemikian rupa, sehingga penyimpangan itu dapat berjalan mulus yakni dengan adanya Mou dengan APH dalam hal pengawasan pelaksanaan dilapangan, selain itu dalam pelaksanaan Dana Desa juga dibuat lagi aturan kalau ada penyimpangan tinggal mengembalikan beres, tanpa ada persoalan hukum,” papar Ribut dari EMMPATI Lampung.

Masih menurut Ribut, sudah banyak terjadi kasus di Way Kanan Kepala kampung tersangkut Korupsi Dana Desa, akan tetapi hanya segelintir yang dipidana, padahal kesalahan yang ditemukan masyarakat nyata, namun karena regulasi yang ada menyatakan kalau pelau korupsi dana desa itu bisa mengembalikan dan masih dipercaya bupati maka kepala Desa tersebut akan tenang tenang saja, dan itulah yang terjadi sekarang ini diduga banyak Dana Desa yang digunakan semana mena oleh kepala Kampung, diduga hal itu mereka lakukan karena yakin dengan sedikit lobi dengan pengawas yang juga aph semua akan berees
Walaupun ada yang demikian tetapi tidak sedikit pula yang benar benar melaksanakan dana desa dengan amanah seetrti yang diilakukan oleh Kampung Gedung Jaya Kecamatan Negeri Agung dan bahkan sang Kepala Kampung juga mengajak masyarakat membangunn dan merawatnya sehingga lebih awet di gunakan.

“ Kampung kami ini ( Kampung Gedung Jaya red ) memang telah menjadewalkans etiap jumat pagi menggelar kebersihan lingkungan secara bersama sama, baik memersihkan lingkungan kampung dan atau membersihkan siring ( Draenase red ), dan jalan aset Kampung yang kami bangun dengan menggunakan Dana Desa,” ujar Kamaludin Kepala Kampung Gedung jaya Kecamatan Negeri Agung Way Kanan.
Menurut Kamaludin bahwa kerja bakti atau Gotong royong merupakan salah satu bentuk kepedulian yang harus dimiliki oleh setiap warga Negara, karena gotong royong adalah bersipat dari kita untuk kita yang manfaatnyapun dapat dinikmati bersama.
“ Hari ini kami membersihlkan Drainase ( Siring ) dan menimbun jalan, kan sekarang kita lagi musim hujan , kalau Siring kita mampet akan bau dan dapat menjadi tempat sarang nyamuk, apalagi kita juga lagi di gempur DBD, kalau siring bersih akan melepaskan kemungkinan warga terserang penyakit smeentara jalan adalah akses utama kehidupan sosial masyarakat, kalau menunggu Pemkab Way kanan melakukan penimbunan entah kapan, tetapi dengan bergotong royong kami akan langsung dapat menikmatinya ,” imbuh Kamaludin. SAH

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *