Kakam Karta Jaya Banyak yang bermain terhadap tanah Translok termasuk kantor tranmigrasi

Uncategorized606 Views

Negara Batin, RadarSemestaMedia.com,-Kepala kampung Karta Jaya Kecamatan Negara Batin ( Irwan red ), menduga kusutnya permasalahan jatah tanah pribumi di lokasi transmigrasi lokal atau translog karena banyak pihak yang baru main termasuk kantor tranmigrasi.

” peta trans-trans yang ada saja sudah tidak ada lagi yang asli, luasan nya bukan lagi yang asli di keluarkan oleh translok 1982, demikian juga SK, saya duga sudah di ubah-ubah tidak sesuai yang berikan oleh pemerintah pusat lagi,” ujar Irwan.

Sementara itu menurut tokoh adat Karta Jaya, Bandarsyah menyatakan kalau dirinya memiliki data lengkap atas keberadaan transmigrasi lokal di 6 Kampung yang ada di Negara Batin, termasuk peta asli pelepasan tanah untuk translok”.

” peta asli untuk 6 kampung translok merupakan peta yang di buat oleh pemerintah, bukan oleh pihak Lain,” tegasnya

Di lain sisi menurut kepala kampung Srimulya, Negara batin Amrullah bahwa ia juga mendapatkan informasi kalau memang benar adanya , nila pribumi itu memilik.hak sebesar 10 persen alokasi pemerintah pusat di kampung translok, namun sudah hilang keberadaan lahan-lahan tersebut entah di mana dan sekarang sudah ada kepemilikan semua.

Mirisnya menurut Lekok, Tokoh masyarakat Sri Menanti bahwa besar dugaan kalau jatah pribumi sebesar 10-20 persen di Translok itu sudah diambil secara pribadi oleh mantan kepala kampung sering menanti yang lama yang bernama NW.

Pernyataan Lekok tersebutM dibenarkan oleh Pandi salah seorang tokoh adat Kampung Sri menanti , dimana menurutnya, alokasi 10-25℅ untuk pribumi yang ada di kampung-kampung translok, seputaran wilayah kampung Srimenanti atau yang tadi nya merupakan bagian dari Sri menanti, telah di jual oleh kepala kampung yang Lama, namun untuk mengetahui kebenaran nya agak sulit, karena para penjual dan saksi-saksi terdahulu sudah banyak yang meninggal,tutupnya(RSM/PAHLIBI)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *