Stabilkan Harga Ternak Kampung Srimulya Gerakkan Bumkam Penggemukan Kambing

Uncategorized209 Views

Negara Batin, RadarSemestaMedia.Com,- – Pemerintah Kampung Srimulya, Kecamatan Negara Batin, Lampung, mendorong peran Badan Usaha Milik Kampung (Bumkam) Mulya Jaya dalam menstabilkan harga hewan ternak, khususnya kambing, di tingkat lokal.

Kaur Perencanaan Kampung Srimulya, Yoko, mengatakan Bumkam dibentuk dengan dukungan Dana Desa (DD) Tahun Anggaran 2025, dengan alokasi sekitar 20 persen dari total anggaran. “Bumkam ini diharapkan bisa menampung ternak dari warga sekaligus menjaga stabilitas harga,” ujarnya, Sabtu (5/4/26).

Ia menjelaskan, program utama yang dijalankan saat ini adalah penggemukan kambing. Dalam pelaksanaannya, pengelola Bumkam telah menjalin nota kesepahaman (MoU) dengan pembeli guna memastikan keberlanjutan pemasaran hasil ternak.

Menurut Yoko, program pengembangan usaha ternak desa bukan hal baru. Kebijakan tersebut telah didorong sejak era Presiden Joko Widodo sekitar 2015 melalui regulasi tingkat nasional.

Untuk mendukung operasional, Bumkam menyewa lahan selama lima tahun sebagai lokasi kandang. Namun, sejumlah kendala masih dihadapi, terutama terkait kesehatan ternak. “Beberapa kambing mengalami sakit, seperti masuk angin, bahkan ada yang mati. Kami sudah berkoordinasi dengan dokter hewan,” kata dia.

Dari sisi pengelolaan, keuntungan usaha Bumkam direncanakan dialokasikan untuk Pendapatan Asli Desa (PAD), kegiatan sosial, pendidikan, serta bagi hasil bagi anggota.

Adapun pakan ternak berasal dari onggok dan rumput. Sebagian kebutuhan rumput dipenuhi melalui penanaman mandiri di lahan milik Rukun Kampung setempat.

Sementara itu, warga Srimulya, Aisah, menuturkan bahwa pada awal program berjalan, kondisi kambing di kandang relatif baik. “Awalnya banyak dan gemuk, tiap kandang bisa berisi tiga sampai empat ekor,” ujarnya.

Namun, belakangan kondisi sebagian ternak menurun. “Sekarang ada yang kurus, mungkin kurang makan atau sakit. Ada juga tiga ekor yang sakit,” kata dia.

Kondisi tersebut menjadi catatan bagi pengelola Bumkam untuk meningkatkan manajemen pakan dan kesehatan ternak agar program dapat berjalan optimal sesuai tujuan awal. ( RSM/ PAHLIBI).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *